Wednesday, 3 July 2013

Karena Anda Bukanlah RAJA

Kita tahu bahwa :
  
  • Seorang Nabi Sulaiman kaya dengan menjadi raja.
  • Seorang Nabi Yusuf kaya dengan menjadi mentri
  • Seorang Nabi Muhammad kaya dengan menjadi PEDAGANG
By the way , cara manakah yang paling rasional untuk menjadi kaya? Menjadi .......

Thursday, 27 June 2013

Tanda-tanda Khusnul Khotimah

1. Mengucapkan syahadat ketika mati
2. Dahi basah saat meninggal
3. Meninggal pada hari atau malam jum'at
4. Syahid di medan perang
5. Meninggal di jalan Allah
6. Meninggal karena wabah
7. Meninggal karena sakit perut
8. Meninggal karena

Sunday, 19 May 2013

No Tittle!!

Otak manusia tidak akan bertambah besar jika seseorang semakin pintar, tapi otak manusia memiliki ukuran yang tidak berubah. Memang, otak yang lebih besar menandakan bahwa orang itu memiliki otak yang memiliki kapasitas dan kinerja yang lebih baik, tapi hal itu tergantung atas seberapa sering orang tersebut menggunakan kemampuan otaknya.


Otak manusia sendiri, semakin sering digunakan ia tidak akan bertambah besar melainkan hanya menambah jumlah

Sunday, 12 May 2013

Ungkapan Kasih dalam 100 Bahasa

Ungkapan Kasih dalam 100 bahasa


©      English : I love you

©      Afrikaans : Ek het jou lief

©      Albania : Te dua

©      Arabic : Ana behibak (to male)

©      Arabic : Ana behibek (to female)

©      Armenian : Yes kez sirumen

©      Bambara : M’bi fe

Thursday, 9 May 2013

Untuk Ibu

Karya : Mahmud Diruisy – Palestina
Penerjemah : Ust. Nur Alamsyah,Lc

Aku rindu pada sepotong roti buatan ibu
Secangkir kopi seduhan ibu
Sentuhan ibu
Kala dalam diriku tumbuh jiwa kekanak-kanakan
Pada suatu hari, hingga datang lagi hari itu
Aku merindu perjalanan usiaku
Karena jika aku mati
Aku malu akan airmata ibu

Bawalah aku,
Jika aku kembali pada suatu hari
Sungguh-sungguh aku rindu kedipan matamu
Kau balut tulang-tulangku dengan jerami
Kau topang dengan tumit kakimu
Kau kokohkan tali pengikatku
Dengan tali rambut
Dengan benang yang tampak mengkilat di ujung pakaianmu

Barangkali aku benar-benar terhibur
Sungguh aku bahagia
Jika aku bisa menyentuh dan menerjemahkan kebulatan tekad hatimu

Hentikan aku pada suatu tempat, jika aku tak kembali
Sulut cahaya dengan apimu
Dan tali jemuran di atas rumahmu
Karena aku hilang keseimbangan
Tanpa doa-doa yang kau panjatkan di siang hari
Jika usiaku menua,
Kembalikan gemintang usia kekanakanku
Hingga aku turut serta
Anak-anak burung pipit
Di pintu gerbang pulang
Untuk menghidupkan penantianmu

Note : karya asli dalam bahasa arab
Puisi terjemahan, untuk Ibu